Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran , Dishub Kaltim Siapkan 2.238 Armada

img

SAMARINDA-Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2019,  Dinas Perhubungan Kaltim telah melakukan rapat koordinasi (Rakor) dengan dinas perhubungan kabupaten kota, stakeholders serta  lembaga  yang terkait  dalam rangka monitor kesiapan armada akuntan lebaran.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim H Salman Lumoindong mengatakan dari Rakor tersebut jumlah armada darat dan sungai yang dipersiapkan untuk angkutan lebaran tahun ini berjumlah 2.238 armada angkutan umum, yang terdiri Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) sebanyak 105 armada  bus yang melayani rute Samarinda Banjarmasin via Amunta, sebanyak 20 armada, , Samarinda Banjarmasin via Barabai sebanyak 62 armada, Tanah Grogot-Batulicin sebanyak 6 armada. Tanah Grogot-Amunta-Barabai sebanyak 17 armada.  

" Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP)-Bus Umum sebanyak 401 armada, yang melayani trayek Samarinda- Balikpapan, Balikpapan-Bontang, Samarinda- Sangata, Samarinda-Barau, Samarinda-Melak, Samarinda-Tanjung Isuy, Samarinda-Wahau, Samarinda-Samboja, serta beberapa daerah lainnya," kata Salman Lumoindong, Kamis (16/5/2019).  

Kemudian armada angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) -Jenis Mobil Pengangkut Umum (MPU)  sebanyak 691 armada, yang melayani trayek Samarinda - beberapa kecamatan di Kabupaten  Kukar, Paser dan  Kutim. Kemudian AKDP-Taksi Argo sebanyak 567 armada. Untuk AKDP- Angkutan Perintis sebanyak 14 armada.

"Untuk angkutan sungai danau dan penyeberangan (ASDP) kita persiapkan 591 armada, yang terdiri angkutan penyebarangan (kapal Ferry) di Kariangau sebanyak 16 armada, angkutan lintas kabupaten/kota sebanyak 183 armada, dan angkutan dalam kabupaten/kota sebanyak 396 armada,'"tandasnya. 

Sementara untuk angkutan laut, lanjut Salman dipersiapkan sebanyak 124 unit kapal yang terdiri dari milik PT Pelni (Pelayaran Nasional Indonesia) sebanyak 7 armada dengan kapasitas 14.377 penumpang,  Kapal milik swasta sebanyak 13 kapal dengan kapasitas  11.990 penumpang, speedboat/longboat sebanyak 39 unit dengan 1.566 penumpang dan kapal barang sebanyak 124 unit., sehingga jumlah armada angkutan lebaran  baik darat,  laut, sungai dan penyeberangan  sebanyak 2.238 armada.      

" Sementara armada angkutan udara sebanyak 133 penerbangan (flaght) yang terdiri dari Bandara Sultan Aji Muhmmad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan sebanyak 97 penerbangan setiap hari.  Bandara Kalimarau Berau 11 penerbangan setiap hari. Bandara  APT Pranoto  Samarinda 21 penerbangan, dan Bandara  Melalan (Kutai Barat) 4 penerbangan setiap hari," kata Salman.

Dari jumlah armada angkutan  yang dipersiapkan tersebut, kata Salam tidak semua dapat dioperasikan pada arus mudi maupun arus balik lebaran mendatang, makanya dilakukan runchek untuk menguji kelayakan armada tersebut.

"Kita sudah  melakukan runchek  sampai 3 kali dan itu akan terus bergulir  disetiap terminal untuk memeriksa kelayakan  armada angkutan lebaran, dan ternyata ada beberapa armada yang tidak layak beroperasi misalnya dari  administrasinya, kartu ijinnya mati, sementara dari sisi teknis remnya semuanya diperiksa," kata Salman.(mar/poskotakaltimnews.com)